Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) kembali menunjukkan kapabilitasnya dalam meningkatkan kapasitas dosen UMI dengan menggelar pelatihan pembelajaran aktif.

Pelatihan ini merupakan pelatihan angkatan ke-VI yang dilaksanakan oleh lembaga yang dinakhodai oleh Prof. Dr. H. Syahnur Said, M.S. Event ini berlangsung di Menara UMI Lt. 3, pada hari Senin-Rabu, tanggal 5.7 Agustus 2019.

Dalam laporannya, Ketua LP2S mengatakan, LP2S menaungi Pusat Peningkatan dan Pengembangan Aktifitas Instruksional (P3AI) yang bertugas bagaimana meningkatkan keterampilan tenaga-tenaga pendidik dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Kegiatan yang dilakukan oleh P3AI ada lima (5) pelatihan, diantaranya; pekerti, AA, pengembangan metode dan media pembelajaran, pembelajaran aktif, penulisan buku ajar.

“Ternyata ada satu (1) bentuk pelatihan yang dianggap penting untuk dilaksanakan yaitu, pelatihan Penilaian dan Evaluasi Hasil Belajar. Itulah hasil diskusi dan masukan dari peserta dan narasumber yang kami dapatkan. Ternyata perlu ada tambahan pelatihan yaitu pelatihan penilaian dan evaluasi hasil belajar,” ungkapnya.

Dikatakan pula, berkaitan dengan era revolusi industri 4.0, dimana desakan teknologi informasi begitu derasnya membuat proses pembelajaran juga mengalami revolusi, “sehingga kami usulkan satu pelatihan lagi blended learning system,” ungkap guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding, M.Si dalam sambutannya mengatakan, ada empat (4) kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa dalam menghadapi revolusi industri 4.0; yang pertama adalah bagaimana memberikan pemahaman tentang leadership, language skills (keterampilan berbahasa asing), IT literasi, dan yang keempat adalah writing skill atau keterampilan mengembangkan ide-ide, inovasi.

Sebelum membuka pelatihan, rektor UMI menitip pesan bahwa dosen-dosen UMI kedepan tidak ada lagi yang tidak bisa IT (information and technology) dan bahasa asing, sekurang-kurangnya bahasa Inggris.

(Admin LP2S)