LP2S-UMI Makassar – Dalam ekosistem riset dan inovasi, keberadaan reviewer penelitian memegang peran sentral. Mereka bukan hanya sekadar penilai proposal, melainkan juga penjaga integritas akademik sekaligus motor penggerak lahirnya penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, kompetensi dan etika seorang reviewer perlu dibangun secara sistematis melalui pelatihan yang terarah.
Menjawab kebutuhan tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan Pelatihan Reviewer Proposal Pendanaan Riset dan Inovasi. Program ini bertujuan membekali reviewer dengan keterampilan teknis sekaligus pemahaman etis dalam melakukan penilaian proposal. Materi pelatihan mencakup kebijakan dan skema pendanaan riset di BRIN, etika dan penanganan konflik kepentingan, metodologi penilaian, evaluasi Rencana Anggaran Biaya (RAB), hingga teknik memberikan umpan balik yang konstruktif.
Pelatihan berlangsung secara daring dalam dua batch, masing-masing selama dua hari penuh (30 September–1 Oktober 2025), dengan total 14 jam pembelajaran. Melalui pendekatan e-learning sinkronus, peserta juga berkesempatan mempraktikkan penggunaan aplikasi RISNOV serta melakukan simulasi penilaian proposal.
Alhamdulillah, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar turut dipercaya untuk berpartisipasi dalam agenda strategis ini. Sebanyak delapan dosen UMI menerima undangan BRIN, terdiri dari empat reviewer lama (direkrut 2023) yang mengikuti penyegaran (refreshing), dan empat reviewer baru hasil rekrutmen tahun 2025.
Reviewer lama yang terlibat dalam penyegaran adalah:
1. Prof. Dr. Ir. Andi Aladin, M.T., IPM., ASEAN Eng. (Teknik/Teknik Kimia)
2. apt. Muammar Fawwaz, M.Si., Ph.D. (Kesehatan/Farmasi)
3. apt. Nurmaya Effendi, S.Si., M.Sc., Ph.D. (Kesehatan/Farmasi)
4. Dr. Eng. Kusno Kamil, S.T., M.Eng.Mngt. (Teknik/Teknik Mesin)
Sedangkan reviewer baru yang mengikuti pelatihan antara lain:
1. Prof. Dr. Ir. La Ifa, M.T., IPM., ASEAN Eng. (Teknik/Teknik Kimia)
2. Dr. Fatmah Afrianty Gobel, S.K.M., M.Epid. (Kesehatan/Kesehatan Masyarakat)
3. Ir. Muhammad Nusran, Ph.D., IPU., ASEAN Eng. (Teknik/Teknik Industri)
4. Dr. Ir. H. Ansarullah Ansarullah, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. (Teknik/Teknik Mesin)
Keterlibatan dosen UMI dalam pelatihan ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu, tetapi juga mencerminkan kontribusi aktif UMI dalam mendukung kualitas riset nasional. Dengan kompetensi reviewer yang semakin terstandar, diharapkan proses penilaian proposal pendanaan riset semakin objektif, transparan, dan akuntabel.
Lebih dari itu, BRIN menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan investasi strategis. Reviewer yang kompeten akan memastikan bahwa dana riset negara tersalurkan kepada penelitian yang relevan, bermutu, dan berdaya guna bagi masyarakat luas.
Sebagaimana ditegaskan oleh banyak kalangan, membangun riset unggul bukan hanya soal menyediakan dana, melainkan juga memastikan proses seleksi berjalan dengan integritas. Dalam konteks ini, reviewer adalah garda depan yang akan menyeleksi mana riset yang benar-benar menjawab kebutuhan zaman.
Reviewer adalah garda depan riset bermutu. Delapan dosen UMI kini dipercaya BRIN untuk ikut menjaga integritas penelitian Indonesia melalui Pelatihan Reviewer Riset 2025.”
UMI menyambut baik langkah BRIN ini. Keterlibatan dosen UMI merupakan bagian dari komitmen universitas untuk terus memperkuat peran dalam riset dan inovasi nasional. Semoga pelatihan ini semakin memantapkan kiprah UMI dalam mengawal riset yang bermutu, relevan, dan memberi manfaat nyata bagi bangsa.


