MAKASSAR – Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menutup rangkaian kegiatan Pelatihan Etik Penelitian yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Peneliti dan Komite Etik Penelitian dalam Penyelenggaraan Penelitian yang Bertanggung Jawab.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas peneliti dalam menerapkan prinsip-prinsip etika pada setiap tahapan penelitian.

Dalam arahannya pada penutupan kegiatan, Ketua LP2S UMI, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Hattah Fattah, M.S., menyampaikan bahwa pelatihan yang telah berlangsung selama dua hari tersebut memberikan berbagai materi penting yang dapat dijadikan pedoman bagi peserta dalam menjalankan aktivitas penelitian secara bertanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa etika merupakan aspek mendasar yang harus senantiasa dikedepankan, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas akademik dan kegiatan penelitian. Menurutnya, penerapan etika menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga kualitas, kredibilitas, dan legitimasi hasil penelitian.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kepercayaan merupakan sesuatu yang sangat berharga. Kehilangan kepercayaan dapat berdampak besar terhadap reputasi dan keberlanjutan suatu pekerjaan. Oleh karena itu, setiap peneliti di lingkungan Universitas Muslim Indonesia diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan prinsip-prinsip etika, baik dalam interaksi sehari-hari maupun dalam menjalankan tanggung jawab akademik.

Ketua LP2S UMI juga menekankan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan komitmen terhadap nilai-nilai moral dan etika. Peneliti tidak hanya dituntut menghasilkan temuan yang bermanfaat, tetapi juga harus memastikan bahwa proses penelitian dilaksanakan secara jujur, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip-prinsip etika yang berlaku.

Melalui pelatihan ini, LP2S UMI berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh dalam pelaksanaan penelitian di lingkungan masing-masing. Pemahaman yang baik mengenai etika penelitian diharapkan mampu mencegah pelanggaran etik sekaligus memperkuat budaya penelitian yang berintegritas.

Pada kesempatan tersebut, LP2S UMI turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan universitas, narasumber, panitia pelaksana, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan pelatihan.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat, menjadi bekal dalam pelaksanaan penelitian yang bertanggung jawab, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan Etik Penelitian ini, LP2S UMI terus mendorong penguatan kapasitas peneliti dan komite etik sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem penelitian yang menjunjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan kepercayaan publik.

LP2S Universitas Muslim Indonesia
Berintegritas dalam Penelitian, Berdampak bagi Masyarakat.