LP2S UMI Bahas Virtual Class dalam Pelatihan Applied Approach Via Daring

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) UMI gelar Pelatihan Applied Approach (AA) Angkatan IX secara daring via zoom, Senin s/d Kamis (13 s/d 16 Juli 2020).

Pelatihan Applied Approach (AA) ini, untuk pertama kalinya diadakan secara daring dan diperkenalkan virtual class yang dibangun UMI.

Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E, M.Si saat pembukaan berterima kasih ke LP2S terkhusus Ketua Prof.  Dr. H. Syahnur Said, SE.,M.Si.,meski di tengah pandemi Covid-19, LP2S tetap aktif dalam mengembangkan UMI.

“Dosen sebagai tenaga pendidikan, juga sebagai tenaga professional bertugas mendesain  perencanaan, pelaksanaan proses, penilaian hasil pembelajaran, pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan  penelitian,” jelasnya. 

Selain itu, dikatakan pula bahwa dosen memiliki melakukan tugas tambahan dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, dalam meningkatkan profesionalisme dosen, harus terus terbangun penguasaan kompetensi dalam menjalankan tugas dan aktivitasnya.

“Dosen harus mampu memberikan dampak positif terhadap perguruan tinggi dan mengubah pendekatan instruksional dari teaching university menjadi learning university,” ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis  UMI ini.

Pelatihan AA sangat penting untuk pengembangan keahlian dosen, mendorong peserta menjadi kompeten, sesuai tuntutan perkembangan.

 

Ketua LP2S UMI Prof. Dr. H. Syahnur Said, SE.,M.Si., dalam laporannya mengatakan, LP2S tetap melakukan kegiatan yang diagendakan meskipun kondisi pandemic Covid 19.

“Program kerja kami, Alhamdulillah tetap berjalan, meskipun dibatasi dengan kondisi saat ini. Misalnya, pelaksanaan Seminar Proposal Skema Penelitian Internal dilaksanakan secara virtual yang diikuti 162 dosen peneliti dan  berlangsung 9 hari. Hal ini mengacu kebijakan Rektor UMI tentang psyhical distancing dan work from home tetap kami jalankan dengan memanfaatkan aplikasi daring. Mulai seminar hingga penandatanganan kontrak perjanjian penelitian,” jelasnya.

“Itu dilakukan untuk membentuk budaya Technology Minded untuk seluruh Dosen UMI,” pungkas  Wakil Rektor 1 UMI Periode 2010-2018 ini.

(LP2S UMI)