151 Peneliti UMI Presentasikan Proposal Penelitian Skim Unggulan Fakultas via Sistem Daring

Sebanyak 151 dosen pengusul yang terbagi ke dalam 15 kelompok mempresentasikan proposal penelitiannya melalui sistem daring dengan memanfaatkan Zoom Meeting. Presentasi ini berlangsung sejak tanggal 13 s.d. 21 April 2020 mendatang.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) UMI, Prof. Dr. H. Syahnur Said, SE MSi mengatakan, dengan adanya anjuran work from home di tengah pandemik Covid-19 saat ini, maka apa yang sudah ditetapkan dan sudah terprogram, diupayakan bisa tetap berjalan.

“Kami gunakan sistem daring untuk presentasi, sebelumnya telah dilakukan penyamaan persepsi antara reviewer, karena ini  penting, jangan sampai diantara reviewer terjadi persepsi penilaian yang berbeda, jadi kami melakukan penyamaan persepsi,” ungkapnya.

Dikatakan pula, pengusul (dosen) sudah diberikan sosialisasi selama seminggu sebelum presentasi dimulai. “Hal ini dimaksudkan agar pengusul bersiap melaksanakan presentasi secara daring,” ujarnya.

Prof. Syahnur juga menambahkan bahwa di tahun 2020 ini, ada 175 judul yang diterima dari skim penelitian Fakultas, namun yang lolos berkas hanya sekitar 167. Dari 167 judul ini dilakukan lagi evaluasi administrasi oleh evaluator dengan mengacu pada 4 kriteria, diantaranya; apakah tema/judul penelitian sudah sesuai tema Fakultas, yang kedua Status Dosen (Pengusul), yang ketiga adalah Jabatan Fungsional. Kriteria terakhir, ketua pengusul harus memiliki akun Sinta. Akhirnya, ada 151 judul yang lolos ke tahap presentasi yang dilaksanakan secara daring.

151 judul yang dipresentasikan ini akan dinilai oleh 30 reviewer yang dimiliki oleh UMI, dan tentu saja reviewer tersebut telah memiliki sertifikat Reviewer Nasional.

Kuota yang ditetapkan oleh Universitas untuk menerima anggaran Penelitian Skim Penelitian unggulan ini hanya 100 kuota. Terkait hal ini, jauh sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi dengan dosen pengusul.  Untuk itu, dengan adanya kuota, akan memacu kompetisi para dosen agar meningkatkan kualitas penelitian.

“Kami memiliki harapan agar Pimpinan Universitas dapat meningkatkan anggaran dari Universitas karena kami sudah terapkan sistem seleksi dengan baik, sehingga motivasi teman-teman melakukan penelitian tetap terjaga,” tandasnya.

(LP2S UMI)